Posts Tagged ‘RS232’

RANCANG BANGUN SISTEM NAVIGASI KURSI RODA MENGGUNAKAN ISYARAT MATA

Tuesday, January 27th, 2009

Tahun 2007
Kode 0812022

Pada proyek akhir ini akan diujicobakan penerapan ilmu teknologi Robot Vision dan Image Processing dalam rancang bangun sistem navigasi kursi roda. Kursi Roda Semiotomatis ini akan bergerak sesuai perintah berupa kode kedipan mata yang memiliki pola kedipan dan waktu yang khusus. Untuk mendeteksi masukan menggunakan sensor kamera. Masukan yang telah diberikan akan diproses oleh personal computer menggunakan 2 metode utama yaitu: Image Subtraction dan thresholding. Hasil dari proses pencitraan akan dikirim ke mikrokontroler melalui komunikasi serial RS232. Selanjutnya, data yang telah sampai akan diolah oleh mikrokontroler (ATMega 16) sebagai tahap lanjut untuk menugaskan penggerak motor untuk menggerakkan motor-motor.

Dari hasil pencitraan yang telah diolah, diharapkan Sistem pada kursi roda dapat melakukan perintah sesuai dengan masukan yang diberikan oleh pengguna. Sistem pada kursi roda dapat melakukan 5 perintah, yaitu: bergerak maju, mundur, belok kiri, belok kanan, dan berhenti dengan keakurasian perintah total sebesar 75.7%. Dalam pemrogramannya, Microsoft Visual Basic 6.0 digunakan sebagai software untuk memproses pencitraan dan Bahasa C (SDCC) pada sistem kontrolernya.

Incoming search terms for the article:

RANCANG BANGUN SISTEM GATEWAY VMES UNTUK AKUISISI DATA POSISI DAN INFORMASI PADA KANAL HF

Tuesday, December 23rd, 2008

Tahun 2007
Kode 0805033

Kekayaan hayati di negara Indonesia menghasilkan potensi yang sangat besar untuk diproduksi di berbagai negara di dunia. Sedikit saja yang memaksimalkan teknologi sistem navigasi yang sudah dipakai untuk bisa mendapatkan potensi hasil laut yang akan dicapai.

Oleh karena itu dibuat sebuah sistem pengiriman data informasi dan posisi yang dikirim dari terminal elektronik bergerak, Fleet Management Terminal, di kapal sebagai stasiun bergerak yang membawa data-data mengenai posisi, pembacaan sensor dan pesan yang ditransmisikan pada kanal frekuensi HF menuju server yang berada di
stasiun tetap.

Dengan menggunakan topologi jaringan radio paket sistem gateway VmeS didukung dengan aplikasi Fleet Management Server dan Fleet Management Client untuk monitoring posisi dan informasi yang telah dikirimkan. Kode identitas kapal, posisi, pembacaan sensor dan pesan yang dikirim pada kanal secara protokol AX 25 dapat dipantau dari server dengan protokol RS232 sedangkan client mendapatkan data
dari server dengan protokol TCP/IP.

Sistem gateway bekerja 91.13% terhadap kesalahan pengiriman terminal elektronik dalam kondisi pengaksesan tunggal dan jangkauan transmisi untuk komunikasi data masih kurang dari 6 km. Oleh karena itu komunikasi data pada sistem ini masih perlu diperbaiki dengan cara optimisasi konfigurasi sistem RF dengan menjaga SNR tone audio masih tetap tinggi pada receiver, penentuan daya transmisi yang optimal
untuk komunikasi data yang bergerak dan tetap, mengusahakan VSWR tetap optimal untuk menjaga sistem tranceiver tetap dalam keadaan match, optimisasi tone audio pada sumber, kalibrasi frekuensi pada tranceiver yang berbeda dan pemilihan antena yang sesuai.

Incoming search terms for the article:

RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK ANTAR MUKA ANTARA PORTABLE DATA TERMINAL (PDT) DAN BASISDATA RUTE BACA METER LISTRIK

Tuesday, December 9th, 2008

Tahun 2006
Kode 0802010

Proses pencatatan meteran listrik pada pelanggan masih menggunakan cara pencatatan secara manual dari rumah ke rumah setiap bulannya. Untuk dapat membantu proses pencatatan pemakaian daya listrik pada pelanggan oleh petugas pencatat, diperlukan sebuah alat pencatat meter listrik digital yang mana nantinya
alat tersebut dapat digunakan untuk mencatat jumlah pemakaian daya listrik pada pelanggan. Petugas pencatat akan memiliki rute baca meter tertentu yang telah tersedia pada alat yang kemudian data pemakaian daya listrik pelanggan dimasukkan ke alat pencatat yang disebut Portable Data Terminal (PDT). Petugas pencatat memasukkan data pelanggan dan jumlah pemakaian listrik untuk bulan yang bersangkutan, yang kemudian data pada PDT akan dikirim ke personal computer (PC) melalui program aplikasi PDT yang terdapat di dalam PC. Program aplikasi PDT akan menjembatani antara PC dan PDT untuk melakukan komunikasi serial dengan antar muka RS232, sehingga diharapkan dapat mempermudah proses pencatatan data pemakaian listrik pelanggan ke sistem pengelolaan data pemakaian listrik pelanggan.

PC akan mengirimkan data ID pelanggan ke PDT, dan menerima data ID pelanggan dan data pemakaian daya listrik pelanggan yang dikirim oleh PDT. Data yang dikirim PDT tersebut akan disimpan dalam basisdata rute baca meter listrik. Komunikasi serial antara PC dengan PDT dilakukan dengan pengaturan baudrate 9600 bps.

Komunikasi serial antara PC dan PDT dapat berjalan dengan baik, dimana data ID pelanggan dapat dikirimkan ke PDT dan data dari PDT dapat diterima dan disimpan ke dalam basisdata.

Incoming search terms for the article: