November 3rd, 2009 by getskripsi
Tahun 2008
Kode 0904002
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketercapaian standar kompetensi mahasiswa program KKN-PPL berdasarkan persepsi guru di SMKN 2 Depok yang dinilai dari delapan standar kompetensi mahasiswa program KKN-PPL yang telah ditetapkan oleh UPPL UNY. Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat tercapainya standar kompetensi tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang memberikan gambaran atau uraian suatu keadaan sejelas mungkin tanpa ada perlakuan terhadap obyek yang diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subyek penelitian sebanyak 31 guru pembimbing mahasiswa KKN-PPL di SMKN 2 Depok. Pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner). Validitas dan reliabilitas dihitung menggunakan bantuan komputer program SPSS for windows versi 16.0 dengan taraf signifikan 5%. Koefisien alpha instrumen memahami karakteristik peserta didik sebesar 0,820, alpha cronbach untuk instrumen menguasai bidang studi sebesar 0,857, alpha cronbach untuk menguasai metodologi pembelajaran yang mendidik sebesar 0,892, alpha cronbach untuk memiliki kepribadian sebagai guru sebesar 0,861, alpha cronbach untuk memahami dinamika kehidupan sekolah sebesar 0,646, alpha cronbach untuk memiliki kemampuan mengelola program kegiatan sebesar 0,832, alpha cronbach untuk memiliki kemampuan pemberdayaan sekolah sebesar 0,771, dan alpha cronbach untuk memiliki potensi life skill sebesar 0,766 dalam kategori kuat dan sangat kuat. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketercapaian standar kompetensi mahasiswa KKN-PPL, ditinjau dari standar kompetensi: memiliki kemampuan mengelola (managerial) program kegiatan tercapai 82,26% (sangat tinggi); memiliki kepribadian (personality) sebagai guru tercapai 76,2% (tinggi); menguasai bidang studi tercapai 71,64% (tinggi); menguasai metodologi pembelajaran yang mendidik tercapai 70% (tinggi); memahami karakteristik peserta didik tercapai 66,47% (tinggi); memahami dinamika kehidupan sekolah (lembaga) tercapai 67,4% (tinggi); memiliki potensi life skill tercapai 66,4% (tinggi); memiliki kemampuan pemberdayaan sekolah tercapai 59,67% (cukup).
Faktor pendukungnya adalah sebagian besar mahasiswa sudah berpengalaman dalam organisasi kampus, dan faktor penghambatnya adalah tidak berani melakukan program penyuluhan.
Tags: Standar Kompetensi Mahasiswa
Posted in Skripsi | No Comments »
November 3rd, 2009 by getskripsi
Kode 0904001
Pelaksanaan Bangunan di Kota Ternate Kaitannya dengan Perda Nomor 9 Tahun 2001 Tentang Bangunan.
Penelitian ini bertujuan untuk,mengetahui system pengawasan Pemerintah Daerah terhadap bangunan di Kota Ternate, dan Untuk mengetahui penerapan Perda Nomor 9 Tahun 2001 Tentang Bangunan, jika masyarakat tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan.
Penelitian ini dilakukan dilingkungan Kelurahan Bastiong Karance Kota Ternate Selatan, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 139 orang yang terkait dengan pemilik bangunan perumahan terhitung dari tahun 2005 s/d 2008, sedangkan informan dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Ternate dan Kepala Kelurahan Bastiong Karance.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan Bangunan di Kota Ternate Kaitannya dengan Perda Nomor 9 Tahun 2001 Tentang Bangunan, belum maksimal di laksanakan secara sepenuhnya karena dalam pelaksanaan pengawasan yang telah diberikan kewenangan kepada instansi teknis, namun dalam pelaksanaan teknis dilapangan masih terdapat kewenangan yang harus diputuskan oleh Walikota, sedangkan dalam penerapan sanksi oleh instansi teknis terhadap pemegang Izin Mendirikan Bangunan dalam pelanggarannya harus berdasarkan Surat Keputusan Walikota dan serta dalam Perda Tentang Bangunan belum maksimal dilakukan.
Tags: Izin Mendirikan Bangunan
Posted in Skripsi | No Comments »
November 2nd, 2009 by getskripsi
Tahun 2006
Kode 0903036
Hutan sebagai salah satu sumberdaya alam yang di dalamnya terdapat kekayaan berupa kayu dan hasil hutan lainya yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan sumber devisa yang penting bagi pembangunan nasional.
Kondisi hutan saat ini sudah banyak mengalami kerusakan. Kondisi tersebut lebih banyak diakibatkan oleh pengelolaan dan pengusahaan hutan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Minimnya data-data yang dimiliki mengenai kondisi hutan yang akan dikelolah serta perencanaan yang tidak matang menyebabkan pelaksanaan pengelolaan hutan justru mengakibatkan timbulnya kerusakan hutan.
Pembangunan Hutan Tanaman Unggulan Lokal (HTUL) dengan jenis-jenis tanaman yang bernilai ekonomi serta melibatkan masyarakat sebagai mitra kerja merupakan suatu aksi yang cukup baik dengan kondisi otonomi daerah saat ini. Sebagai langkah awal pembangunan HTUL diwilayah Sulawesi Tengah adalah dengan mengembangkan jenis-jenis tanaman hutan endemik dan unggulan setempat seperti Palapi (Herritiera javanica).
Palapi (Heritiera sp) adalah sutu tanaman yang terdiri dari 29 jenis berbeda yang berada diseluruh dunia yang tersebar di India, Malaysia, New Guinea dan Australia. dan dua diantara jenis tersebut terdapat di Indonesia dan salah satu terdapat di Sulawesi. (Renwardtia, 1959).
Pada tahapan silvikultur yaitu dalam pemeliharaan tanaman dilakukan proses tebang penerangan untuk membebaskan dari saingan tanaman-tanaman yang lebih tua dan lebih tinggi. Pohon-pohon yang berkembang dengan bebas akan mempunyai tajuk yang luas, dan juga adanya bayangan/naungan pada pohon lain akan mengakibatkan tanaman mudah mati atau akan memiliki pertumbuhan yang lambat.
Tags: Hutan tanaman unggulan lokal
Posted in Skripsi | No Comments »