Archive for the ‘Tesis’ Category

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DAN DAMPAKNYA TERHADAP MUTU LULUSAN DI SMKN 6 BANDUNG

Friday, August 8th, 2008

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DAN DAMPAKNYA TERHADAP MUTU LULUSAN DI SMKN 6 BANDUNG

Tahun 2004
KODE 0708015

Penelitian mi betolak pada kenyataan bahwa model pembelajaran konvensional
yang telah diimplementasikan tidak mampu menjawab permasalahan tenaga kerja:
karena rendahnya kualitas SDM, sementara di sisi lain banyak peluang kerja yang
belum terisi karena tidak mampu memenuhi tuntutan standar industri. SMK
adalah salah satu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan
pengetahuan dan ketrampilan siswa guna menyiapkan mereka sebagai tenaga
tingkat menengah.Untuk mengatasi hal tersebut SMK 6 Bandung adalah salah
satu lembaga yang menjadi model untuk menyelenggarakan Pelatihan Berbasis
Kompetensi dan diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut.

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas pengelolaan pelatihan
berbasis kompetensi dan dampaknya terhadap mutu lulusan dalam perencanaan,
pelaksanaan, evaluasi serta penyempurnaan program. Dan hasil penelitian mi
diharapkan ada manfaat teoritis dalam menemukan prinsip dan model serta
manfaat praktis dalam mengelola dan menentukan metodelogi yang tepat.
Untuk menjawab pertanyaan penelitian mi,berpijak pada bahan pustaka sebagai
landasan teori yang digunakan, antara lain:1)konsep efektivitas,2) konsep
pengalolaan, 3) konsep pengembangan pendidikan kejuruan, 4) konsep
kompetensi, 5) konsep kurikulum berbasis kompetensi, 6) konsep pelatihan
berbasis kompetensi

Penelitian mi menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek para pengelola
yang terdiri dari : Kepala Sekolah, para wakil Kepala Sekolah, ketua Program
keahlian, dan guru kejuruan yang benar-benar menguasai permasalahan tersebut
serta beberapa orang siswa. Teknik yang digunakan adalah wawancara, observasi
dan studi dokumantasi yang dilakukan melalui 1) orientasi, 2) ekplorasi,
3)pengumpulan data sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Hasil analisis dan pembahasan bahwa dalam pengelolaan pelatihan berbasis
kompetensi yang dilakukan sekolah diawali dengan perumusan visi, misi,tujuan
dan sasaran yang telah disusun dan disepakati oleh seluruh unsur sekolah,
selanjutnya dilakukan identifikasi dan analisis kebutuhan yang dijadikan acuan
atau standar dalam pelatihan tersebut yaitu: 1)Analisis kebutuhan program diklat
yang memadukan antara kurikulum nasional dan kebutuhan industri, 2) analisis
tenaga kependidikanlinstruktur baik secara kualitatif maupun kuantitatif, 3)
analisis peserta yang dilakukan beberapa tahapan kegiatan, 4) analisis kebutuhan
sarana, 5) analisis kebutuhan biaya Berdasarkan analisis sesuai perencanaan
tersebut selanjutnya dilakukan pembelajaran, evaluasi serta penyempurnaan
program.

Kesimpulan dan hasil penelitian bahwa dari segi perencanaan program dmilai
efektif karena merupakan langkah awal yang dapat dijadikan acuan pelaksanaan
pelatihan. Namun sangat disayangkan kerena sebaik apapun perencanaan tidak
akan bermakna jika tidak diimplementasikan secara konsistensi. Hasil penelitian
menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi dmilai belum sesuai
dengan perencanaan yang mengacu pada pendekatan pembelajaran berbasis
kompetensi, sehingga hasil pelatihan mi belum berdampak terhadap mutu lulusan
sebagaimana yang diharapkan.

Incoming search terms for the article:

Penerapan Knowledge Management Pada Perusahaan Reasuransi: Studi Kasus PT. Reasuransi Nasional Indonesia

Friday, August 8th, 2008

Penerapan Knowledge Management Pada Perusahaan Reasuransi: Studi Kasus PT. Reasuransi Nasional Indonesia

Tahun 2005
KODE 0708014

Incoming search terms for the article:

ANALISIS KOMPETENSI FINANSIAL PERBANKAN MENGHADAPI PENERAPAN ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA (Kasus Bank-bank Go Public di Indonesia)

Tuesday, July 15th, 2008

Judul: ANALISIS KOMPETENSI FINANSIAL PERBANKAN MENGHADAPI PENERAPAN ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA (Kasus Bank-bank Go Public di Indonesia)

Tahun 2007 | KODE: 0708001

Kondisi perekonomian yang semakin terbuka membuat persaingan dalam
dunia perbankan semakin ketat. Tantangan di dunia perbankan akan semakin sulit
dengan diterapkannya API (Arsitektur Perbankan Indonesia). Berdasarkan laporan
keuangan perbankan di Indonesia, laba perbankan dari tahun 2000 sampai tahun
2004 terus mengalami peningkatan, tetapi pada tahun 2005 laba perbankan
mengalami penurunan sebesar 23.56% dan NPL (kredit macet) mengalami
peningkatan.

Informasi tentang tingkat kesehatan keuangan suatu bank dapat diketahui
dari analisis rasio keuangan. Bank Indonesia sebagai pengawas dan pembina bank
nasional telah menetapkan metode CAMEL (Capital, Assets, Management,
Earnings, Liquidity) yang dapat menghitung tingkat kesehatan suatu bank. Hal ini
dilakukan pemerintah agar bank tetap menjaga kehati-hatiannya dalam
melaksanakan fungsinya. Implementasi CAMEL diharapkan dapat menuntut
keterbukaan dari pihak bank terhadap debitur dan krediturnya dalam mengelola
modal dan resiko yang ada.

Berdasarkan latar belakang yang diuraikan, maka rumusan masalah yang
akan dikaji adalah bagaimana tingkat kesehatan keuangan perbankan yang
berstatus go public di Indonesia, bagaimana peta perbankan yang berstatus go
public di Indonesia berdasarkan tingkat kesehatan keuangan, dan bagaimana
kesiapan perbankan dalam menghadapi penerapan API (Arsitektur Perbankan
Indonesia). Dari perumusan masalah yang ada, maka penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui tingkat kesehatan perbankan yang berstatus go public di Indonesia,
mengetahui peta perbankan yang berstatus go public di Indonesia berdasarkan
tingkat kesehatan keuangan, dan menganalisis kesiapan perbankan dalam
menghadapi penerapan API.

Penelitian ini dilaksanakan dengan menganalisis laporan keuangan
perbankan yang telah berstatus go public selama tahun 2005 dan terdaftar di Bank
Indonesia. Dari laporan keuangan yang didapatkan, selanjutnya dihitung rasio
keuangan berdasarkan metode CAMEL. Pemetaan perbankan berdasarkan kinerja
keuangan dilakukan untuk mengidentifikasi posisi kinerja keuangan bank yang
diketahui dengan analisa Biplot. Analisis tingkat kesiapan perbankan dalam
menghadapi penerapan API dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan
data-data dan kondisi perbankan yang ada terhadap ketentuan API yang telah
ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Incoming search terms for the article: