Archive for the ‘Tesis’ Category

THE VALUE RELEVANCE OF CASH FLOW AND ACCRUALS: THE ROLE OF INVESTMENT OPPORTUNITIES

Tuesday, November 11th, 2008

Tahun 2006
Kode RD111

Krisnawati, Arief. THE VALUE RELEVANCE OF CASH FLOWS AND ACCRUALS:
THE ROLE OF INVESTMENT OPPORTUNITIES. (2006).
International Program. Faculty of Economics. Islamic University of Indonesia.

Penelitian ini berusaha untuk menguji hubungan antara arus kas operasi dan akrual dengan investment opportunity set dan harga saham dan hubungan antara arus kas operasi dan harga saham. Ada beberapa teori yang menyatakan bahwa arus kas operasi dan akrual dengan investment opportunity set patut diasosiasikan dengan harga saham dan harga saham arus kas operasi diasosiasikan dengan harga saham. Para investor akan mencoba untuk mendapatkan informasi mengenai investasi saham untuk sebuah perusahaan melalui laporan keuangan dan laporan arus kas. Bagi para investor kondisi harga saham ditentukan dari laporan keuangan dan laporan arus kas. Padahal ada beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi harga saham. Penelitian ini menyimpulkan bahwa arus kas operasi dan akrual tidak selalu diasosiasikan dengan harga saham dengan menyediakan bukti dan informasi.

ANALYSIS AN ASSET STRUCTURE, ROE AND R/E INFLUENCE ON CAPITAL STRUCTURE AND ITS INFLUENCE TOWARD EPS

Monday, November 10th, 2008

Tahun 2005
Kode RD092

Permodalan adalah kebutuhan yang paling mendasar diperlukan perusahaan untuk memulai bisnis mereka bahkan memeperluasnya-dikenal sebagai globalisasi. Untuk menghadapai globalisasi, perusahaan harus lebih memperhatikan masalah pendanaan yang berfokus kepada strucktur permodalan karena permodalan berdampak kepada kemampuan perusahaan untuk bertahan dan berkompetisi dengan perusahaan lain (perusahaan dengan modal kuat dapat membunuh perusahaan dengan modal lemah).

Ini sangat penting bagi perusahaan untuk membuat keputusan pendanaan -yaitu keputusan terhadap struktur permodalan, adalah pilihan untuk menentukan antara pendanaan menggunakan hutang atau dengan modal sendiri. Proporsi yang tepat terhadap penggunaan hutang dan modal sendiri akan mengantar perusahaan tersebut mendapatkan struktur permodalan yang optimal. Beberapa permasalahan penting harus diaplikasikan dalam menentukan struktur modal yang optimal.

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pengaruh structure asset, ROE dan R/E terhadap struktur permodalan dan pengaruh struktur permodalan itu sendiri terhadap EPS, (2) untuk mengetahui, variabel mana yang paling berpengaruh dominan terhadap struktur permodalan.

Seratur lima pulih lima perusahaan manufaktur yang go public di BEj digunakan sebagai populasi, dan hanya delapan puluh empat perusahaan digunakan sebagai sample dengan menggunakan metode ‘purposive random sampling’. Recursive model of the linear regression, yang digunakan untuk menganalisa persamaan, terbagi menjadi dua langkah; (1) meregresi struktur asset, ROE dan R/E sebagai variable bebas terhadap struktur permodalan sebagai variable terikat, (2) meregresis struktur permodalan sebagai variable bebas terhadap EPS sebagai variable terikat.

Berdasarkan tujuan dari penelitian, hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) secara simultan, tiga variable berpengaruh significan terhadap struktur permodalan (F-stat; 1955, 066 > F-tab;2,37 and p;0,000 < 0,05); dimana, secara parsial, ROE berpengaruh signifikan (T-stat;30,770 > T-tab ;1, 67 and p;0,000 < 0, 05 ), R/E berpengaruh signifikan (T-stat; -5,107 > T-tab;-1, 67 and p;0,000 < 0, 05), hanya struktur asset yang tidak berpengaruh signifikan, dan, secara parsial, struktur permodalan berpengaruh signifikan terhadap EPS (T-stat;-9,775 > Ttab; 1, 67 and p;0,000 < 0, 05 ); dimana. (2) Hanya ROE dan R/E yang berpengaruh paling signifikan dan dominant terhadap struktur permodalan.

Incoming search terms for the article:

RELATIONSHIP AMONG INSIDER OWNERSHIP AND DEBT BASED ON THE AGENCY THEORY OF MANUFACTURING COMPANIES LISTED ON THE JAKARTA STOCK EXCHANGE (FOR THE PERIOD OF 1999-2001)

Monday, November 10th, 2008

Tahun 2007
Kode RD083

Arisiyanti, Marthalia Desy. Hubungan antara Kepemilikan Orang Dalam dan Hutang Berdasarkan Teori Keagenen Perusahaan-perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta (Dalam Periode 1999-2001). Jurusan Akuntansi, Program Internasional, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia. Jogjakarta.2007.

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kepemilikan orang dalam dan hutang serta faktor-faktor yang mempengaruhi kepemilikan orang dalam dan hutang berdasarkan teori keagenan. Sampel yang digunakan adalah 37 perusahaan manufaktur untuk tahun 1999, 37 perusahaan manufaktur untuk tahun 2000, dan 37 perusahaan manufaktur untuk tahun 2001. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) selama periode 1999-2001. Hipotesis diuji dengan menggunakan empat model untuk mendukung teori keagenan. Pertama, hutang diregresikan pada kepemilikan orang dalam. Kedua, hutang diregresikan pada kepemilikan institusi. Ketiga, hutang diregresikan pada profitabilitas. Keempat, hutang diregresiksn pada asset tetap.

Hasil uji t dalam penelitian ini menunjukkan bahwa diantara kepemilikan orang dalam, kepemilikan institusi, profitabilitas, dan asset tetap, hanya asset tetap yang memiliki pengaruh signifikan terhadap hutang untuk persamaan regresi. Untuk hasil uji F menunjukkan bahwa kepemilikan orang dalam, kepemilikan institusi, profitabilitas, dan asset tetap secara bersama-sama tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hutang.

Incoming search terms for the article: