Tahun 2006
Kode 0903013
Persaingan usaha antar bank yang semakin tajam dewasa ini telah mendorong munculnya berbagai jenis produk dan sistem usaha dalam berbagai keunggulan kompetitif, sebagai bentuk peningkatan pelayanan terhadap para nasabahnya. Hal ini merujuk pada kebijakan terhadap sistem dan prosedur untuk meningkatkan pengendalian intern perusahaan. Maka untuk dapat tercapai hal itu ada beberapa permasalahan yang harus diuraikan yang pertama sistem dan prosedur penerimaan tabungan sebagai wahana dalam pelaksanaan transaksi dalam perbankan yang perlu diuraikan hal apa saja yang terkait didalamnya sehingga dapat terwujud pengendalian intern yang baik bagi perusahaan, kedua sudahkan dari pokok permasalah pertama menjamin adanya pengendalian intern yang baik bagi perusahaan.
Maka untuk penyelesaianya penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif, karena variabel penelitian bersifat kondisional. Rancangan penelitian dimulai dari penelitian pendahuluan, penelitian lanjutan, pengumpulan data hasil penelitian, dan menganalisanya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan survey, observasi, tanya-jawab, terhadap fokus penelitian dan sumber data yang telah ditentukan.
Pembahasan dibatasi untuk : (1) mencermati proses penerimaan nasabah baru khususnya pada tabungan mudharabah yang dilakukan oleh personel serta kebijakan manajemen; dan (2) pembahasan terhadap peranan sistem dan prosedur sebagai pengendalian intern bagi perusahaan.
Hasil penelitian mengindikasikan adanya manajemen puncak sering mempunyai konsep yang salah mengenai sistem pengendalian intern berkenaan dengan sistem dan prosedur penerimaan tabungan. Sistem pengendalian intern merupakan tanggung jawab semua direksi dalam suatu organisasi lembaga atau instansi. Oleh karena itu, dalam mendiskusikan rancangan sistem pengendalian intern dengan konsultan luar. Sistem pengendalian intern sering kali disamakan dengan unit organisasi yang disebut dengan satuan pengawas intern dalam perusahaan. Sebagai tindak lanjut dari penemuan tersebut, penulis telah memberikan kontribusi untuk meluruskan pandangan dari pihak manajemen dalam mewujudkan sistem pengendalian intern dalam kasus sistem dan prosedur penerimaan tabungan dengan memberikan pokok bahasan sebagai berikut : (1) memberikan uraian dari langkah-langkah sistem dan prosedur penerimaan tabungan (2) tinjauan pola dan prilaku karyawan sebagai penunjang keberhasilan dari sistem pengendalian intern bagi perusahaan (3) analisis struktur pengendalian intern itu sendiri yang nantinya dijadikan acuan untuk pengembangan sistem pengendalian intern yang lebih komprehensif.
Berdasarkan kenyataan tersebut, disarankan agar pihak manajemen meningkatkan eksistensi penerapan sistem reward and punishment sejak dini, penigkatan kualitas SDM dengan melakukan program pelatihan dan pengembangan secara berkesinambungan terhadap pemahaman pengendalian intern sehingga tidak terjadi salah konsep dalam penerapannya, sekaligus perekrutan pegawai baru, guna untuk memisahkan dari tugas ganda yang seharusnya perlu penanganan secara khusus hal ini akan sangat membantu dalam pengendalian manajemennya.
Incoming search terms for the article: