Archive for the ‘Skripsi’ Category

STUDI PENGARUH PENEMPATAN ARRESTER TERHADAP EFEKTIVITAS PROTEKSI TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 kV PADA GARDU TRANSFORMATOR TIANG

Friday, October 23rd, 2009

Tahun 2007
Kode 0903023

Diterapkannya empat sistem penempatan arrester pada gardu trafo tiang (GTT) yang mempunyai tujuan dan fungsi yang sama tetapi memiliki cara pengawatan yang berbeda, menimbulkan ketidakpastian tentang efektivitasnya dalam melindungi trafo dari tegangan lebih yang disebabkan surja petir. Suatu sistem penempatan arrester yang efektif diharapkan untuk diterapkan pada GTT. Dengan demikian perlu dilakukan analisis lebih lanjut mengenai sistem penempatan arrester tersebut.

Analisis terhadap empat sistem penempatan arrester bertujuan untuk mendapatkan suatu sistem penempatan arrester yang efektif sebagai proteksi trafo distribusi pada GTT.

Metode pantulan berulang gelombang surja yang biasa diwujudkan dalam bentuk diagram tangga sebagai analisisnya sangat sesuai untuk mengamati jejak dari pemantulan gelombang surja pada saluran dari sistem penempatan arrester, dengan metode ini selanjutnya akan didapatkan nilai tegangan surja petir tertinggi yang terjadi pada arrester dan trafo serta arus surja petir tertinggi yang mengalir pada kawat lebur dari pelebur/CO pada masing-masing sistem penempatan arrester.

Hasil analisis menunjukkan bahwa: sistem-1 dan 3 memiliki nilai tegangan surja yang sama dan lebih rendah dari sistem-2 dan 4, yaitu sebesar 99,98 % pada  arrester dan 95,3 % pada trafo sedangkan sistem-2 sebesar 182,07 % dan sistem-4 sebesar 116,94 % baik pada arrester mupun pada trafo. Tegangan surja yang tinggi pada arrester dapat memperpendek umur kerja dari arrester tersebut, karena pada kondisi ini arrester akan bekerja lebih berat untuk melindungi trafo dari tegangan surja tersebut. Arus surja yang terjadi pada kawat lebur untuk sistem-1 bernilai paling kecil dibandingkan sistem yang lain, yaitu sebesar 0,0189 % sedangkan sistem-2 sebesar 0,2236 %, sistem-3 sebesar 0,4058 %, dan sistem-4 sebesar 0,0233 %. Arus surja ini menimbulkan energi petir yang tidak sampai memutuskan kawat lebur dari CO pada sistem-1 dan 4 tetapi memutuskan kawat lebur dari CO pada sistem-2 dan 3.

Akhirnya dari hasil analisis tersebut didapatkanlah sistem-1 sebagai sistem penempatan arrester yang efektif pada GTT sebagai proteksi trafo dari tegangan lebih yang disebabkan surja petir.

Incoming search terms for the article:

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STATUS GIZI SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI PEMURUS DALAM 4 BANJARMASIN

Friday, October 23rd, 2009

Tahun 2007
Kode 0903022

Status gizi adalah tanda-tanda atau penampilan fisis dari keseimbangan antara pemasukan gizi disatu pihak dan pengeluaran organisme dilain pihak yang diukur dengan Indeks masa tubuh dengan 3 kriteria: Normal, kurang dan overweight.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat status gizi siswa sekolah dasar negeri pemurus dalam 4 banjarmasin.

Cara pengumpulan data digunakan pengukuran status gizi dengan analisis data penelitian secara Univariate dan Bivariate

Rancangan penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional, populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan orang tua siswa yang bersekolah di Sekolah Dasar Negeri Pemurus Dalam 4 Banjarmasin. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran status gizi dan angket.

Hasil penelitian dengan menggunkan uji statistik Fisher Exact Test, tidak terdapat hubungan bermakna antara pendapatan, pekerjaan, dan pendidikan orang tua dengan tingkat status gizi siswa dengan derajat masing-masing ? = 1,000; ? = 0,465; dan ? = 0,621 (? > 0,05) dan terdapat hubungan bermkna antara riwayat kesehatan siswa dengan tingkat status gizi siswaa dengan dengan derajat ? = 0,011 (? = < 0,05).

Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan maka perlu adanya penggalakkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang penyediaan pangan dan gizi yang cukup dan seimbang pada keluarga.

Incoming search terms for the article:

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK PADA PERKALIAN DI KELAS IV SD NEGERI 014706 LALANG TAHUN AJARAN 2006/2007

Friday, October 23rd, 2009

Kode 0903021

Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajar dengan  pembelajaran matematika realistik dan untuk mengetahui efektivitas pambelajaran matematika realistik paa perkalian di kelas iv SD Negeri 014706 Lalang tahun ajaran 2006/2007.

Subjek dalam penelitian  ini adalah siswa kelas IV-B yang berjumlah 25 orang yang diambil secara acak dari dua kelas di SD Negeri 014706 Lalang, sedangkan objek dalam penelitian  ini adalah hasil belajar siswa pada sub pokok bahasan perkalian dengan  pembelajaran matematika realistik.

Indikator keefektifan pembelajaran matematika realistik dalam penelitian  ini yaitu : 1) respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran; 2) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran; 3) ketuntasan hasil belajar klasikal, dan 4) ketuntasan pencapaian indikator hasil belajar. Penerapan pembelajaran matematika realistik dikatakan efektif jika aspek 1,2,3,4 tersebut tercapai.

Dari hasil analisis deskriptif diperoleh  1) respon siswa terhadap pembelajaran positif, 2) kemampuan guru mengelola pembelajaran baik; 3) ketuntasan hasil belajar klasikal tidak tercapai, dimana ketuntasan belajar klasikal tercapai apabila 85% siswa telah mencapai ketuntasan individual, sementara dari penelitian  ini ketuntasan hasil belajar secara klasikal hanya 60%,  4) ketuntasan pencapaian indikator tercapai. Dari hasil penelitian  terlihat aspek  3) tidak tercapai maka dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran matematika realistik pada perkalian di kelas IV SD Negeri 014706 Lalang tidak efektif.

Incoming search terms for the article: