Tahun 2008
Kode 0903026
Tanaman tembakau merupakan suatu komoditi yang besar peranannya bagi perekonomian negara, sebagai penghasil atau sumber devisa. Dari industri rokok, tembakau mampu memasukkan cukai sekitar satu triliun rupiah setiap tahunnya. Angka ini merupakan jumlah penerimaan terbesar dari semua cukai yang dipetik pemerintah. Nilai ini belum termasuk pajak dan devisa ekspor yang terus membengkak. Dengan demikian secara keseluruhan tembakau mampu mengeruk perolehan yang lebih besar dibandingkan dengan komoditas perkebunan lainnya (Anonimus, 1993).
Tembakau di Indonesia ada beberapa jenis, masing – masing mempunyai kekhasan dan tentu saja sasaran pasarannya pun berbeda – beda. Ada yang dipasarkan ke luar negeri dan ada juga yang ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar domestik, permintaan terbesar datang dari pabrik – pabrik rokok.
Produksi tembakau dunia juga cenderung menurun, karena menurunnya produksi negara – negara produsen utama, namun konsumsi tembakau dunia relatif stabil, akibatnya stok tembakau dunia mengalami penurunan. Hal ini disebabkan perubahan – perubahan iklim yang terjadi yang mengganggu pertumbuhan, produksi serta kualitas tembakau.
Prospek tembakau di Indonesia masih sangat baik, karena memiliki pasar yang jelas, dalam hal ini industri rokok, perkembangan terakhir menunjukkan bahwa terjadi ketidakseimbangan antara produksi dan konsumsi tembakau dunia dalam beberapa tahun terakhir, sementara konsumsi tembakau dunia cenderung meningkat Konsumsi total tembakau domestik Indonesia oleh industri rokok juga masih menunjukkan peningkatan (Anonimus, 2001).
