Tahun 2009
Kode 0902012
Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang berlangsung pada Tanggal 21 Juni Tahun 2006 lalu telah menghantarkan Herman Abdullah sebagai walikota Pekanbaru untuk keduakalinya. Herman Abdullah yang berpasangan dengan Erizal Muluk memenangkan Pilkada tersebut dengan sangat meyakinkan atas pasangan Erwandy Saleh dan Ayat Cahyadi di seluruh wilayah Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Kemenangan ini mempunyai makna yang penting bagi pasangan ini karena untuk pertama kalinya mereka dipilih secara langsung oleh rakyat. Hal yang paling menarik pada kemenangan pasangan Herman-Erizal ini adalah Kemenangan yang diperolehnya di Kecamatan Tampan yang merupakan wilayah pendukung pasangan Erwandy-Ayat. Namun sejauh ini, belum dilihat secara nyata faktor apa yang paling dominan atas kemenangan pasangan Herman-Erizal di Kecamatan Tampan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemenangan pasangan Herman Abdullah dan Erizal Muluk pada Pilkada Walikota 2006 lalu di Kecamatan Tampan. Pada penelitian inilah nantinya kelihatan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi tolok ukur kemenangan Herman-Erizal di Kecamatan Tampan tersebut. Adapun Teori (pendekatan) yang digunakan sebagai alat analisis dalam penelitian ini adalah teori tentang kepemimpinan dan teori tentang partai politik disamping teori lainnya. Sedangkan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif analisis, yakni berusaha menganalisis suatu permasalahan yang timbul di lapangan dan berusaha menggambarkannya dengan sejelas-jelasnya.
Berdasarkan hasil penelitian ini, ternyata faktor-faktor yang mempengaruhi kemenangan pasangan Herman Abdullah dan Erizal Muluk pada Pilkada Walikotadan Wakil Walikota Pekanbaru tahun 2006 di Kecamatan Tampan dapat dibagi menjadi tujuh faktor, diantaranya Faktor popularitas (figur calon), faktor sikap (Perasaan suka oleh pemilih kepada calon), faktor norma subjektif (Ikut-ikutan), faktor kepemimpinan (keberhasilan ketika memimpin), faktor politis rasional (kemampuan melahirkan isu-isu), faktor dukungan (strategi partai untuk pemenangan partai), serta faktor psikologis (keluarga). Dari ketujuh faktor tersebut, berdasarkan penelitian ini yang paling dominant atas kemenangan pasngan Herman Erizal di Kecamatan Tampan adalah faktor popularitas, faktor kepemimpinan, faktor psikologis serta faktor dukungan partai politik, sementara faktor lainnya seperti faktor norma subjektif, faktor politis rasional tidak terlalu dominan meskipun tidak dapat dikatakan tidak berpengaruh.
