“Hubungan antara Kualitas Komunikasi dengan Daya Tahan terhadap Stres pada Istri dalam Perkawinan”

Kode 0901020

Kehidupan pada masa kini telah banyak mengalami kemajuan yang pesat dari kehidupan pada masa lalu. Berbagai akses seperti akses pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, bisa dinikmati di masa sekarang. Namun kehidupan memang kompleks dan mempunyai tantangan-tantangan yang berat apalagi dalam perkawinan. Perkawinan bukan hanya sebagai perwujudan ideal hubungan cinta antara dua individu belaka, tetapi telah menjadi urusan banyak orang atau institusi, mulai dari orang tua, keluarga besar, institusi agama sampai negara. Orang bisa tidak punya pandangan sendiri tentang soal-soal politik atau ekonomi, tetapi hampir dapat dipastikan berani mengungkapkan pendapatnya tentang perkawinan, sekaligus menilai apakah sebuah perkawinan itu pantas dilaksanakan atau tidak.

Undang-undang Republik Indonesia tahun 1974 pasal I tentang perkawinan menyebutkan bahwa perkawinan adalah ikatan lahir batin antara pria dengan wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa (Piet Go dalam Astuti, 2003). Pria dan wanita yang telah saling mengikatkan diri tersebut tidak dapat lepas dari berbagai tanggungjawab terhadap rumah tangga, nafkah keluarga, merawat anak, mengurus pasangan hidup serta hubungan sosial dengan tetangga dan masyarakat.

Perkawinan merupakan peristiwa yang sakral sehingga untuk mencapai suatu jenjang yang dinamakan perkawinan seseorang harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Suatu perkawinan bukan hanya menggabungkan dua orang yang berbeda saja tetapi juga menyangkut semua keluarga dari masing-masing pihak, yang mempunyai adat kebiasaan yang berbeda satu dengan lainnya. Dengan perbedaan yang ada diharapkan suami-istri akan lebih mantap dalam menghadapi kehidupan yang akan dijalani dilingkungan masyarakat. Adhim (2000) mengungkapkan jika ada surga di dunia, maka surga itu adalah pernikahan yang bahagia. Tetapi jika ada neraka di dunia, itu adalah rumah tangga yang penuh pertengkaran dan kecurigaan-kecurigaan yang menakutkan diantara suami-istri.

This entry was posted in Tugas Akhir and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply