PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL DAN RISIKO SISTEMATIK TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Di BEJ Periode 2003 – 2005)

Tahun 2007
Kode 0901014

Salah satu informasi yang ditentukan pemodal adalah informasi laporan keuangan atau laporan keuangan tahunan. Tujuan utama investor untuk melakukan investasi adalah untuk memperoleh return (tingkat pengembalian). Semua investor ingin agar investasinya mendapatkan return yang setinggi-tingginya. Akan tetapi kenyataan membuktikan bahwa return dari investasi adalah tidak pasti. Ketidakpastian dari investasi inilah yang dinamakan dengan risiko, yang diukur dengan varian dari return. Keputusan investasi bagi para investor mengandung risiko dan ketidakpastian. Pengetahuan tentang risiko merupakan suatu hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap investor maupun calon investor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris apakah ada pengaruh variabel EPS, NPM, ROA, ROE, DPR, DER, PBV dan risiko sistematik terhadap perubahan harga saham.

Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling method, sehingga diperoleh sampel sebanyak 25 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ tahunn 2003-2005. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda.

Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa variabel fundamental dan risiko sistematis mempunyai kemampuan dalam menjelaskan variasi perubahan harga saham sebesar 0,112 atau 11,2% dan sisanya sebesar 88,8% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Variabel ROA dan DER mempunyai pengaruh secara signifikan dan positif terhadap perubahan harga saham, sedangkan EPS, NPM, ROE, DPR dan PBV tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan harga saham. Risiko sistematik tidak berpengaruh secara signifikan negatif terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ tahun 2003 sampai dengan 2005.

This entry was posted in Skripsi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply