Archive for March, 2009

FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN MOBIL PADA CV. SENTRAL MOTOR BANJARMASIN

Tuesday, March 3rd, 2009

Tahun 2008
Kode 0811045

Konsep pemasaran sekarang ini menjadi lebih nyata diterapkan diberbagai macam jenis usaha yang ada di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan semakin tingginya tingkat persaingan untuk memperebutkan pangsa pasar yang potensial yang menjadi target market dari setiap jenis usaha yang ada

Pengaruh dari perkembangan dunia usaha saat ini telah membawa para pelaku dunia usaha ke persaingan yang sangat ketat untuk memperoleh perhatian para konsumen untuk lebih mempercayai produk yang dihasilkan oleh para pelaku bisnis tersebut. Berbagai cara serta pendekatan bisa dilakukan untuk mendapatkan simpati konsumen dalam arti luas masyarakat, baik melalui peningkatan mutu produk yang di hasilkan, sarana dan prasarana yang mendukung bahkan hingga sampai menggunakan fasilitas teknologi tinggi sehingga mampu meyeimbangkan  dengan perkembangan sumber daya manusia.

Persaingan untuk memberikan yang terbaik oleh pelaku usaha kepada konsumen telah menempatkan peranan konsumen sebagai salah satu persoalan yang harus segera dapat ditangani dengan lugas oleh pelaku usaha baik dengan melakukan pendekatan secara individual maupun kelompok, sehingga dengan  begitu para pelaku usaha dapat mengambil simpati para konsumen dan juga dapat mempengaruhi pertimbangan mereka untuk dapat menerima produk usaha yang dihasilkan sehingga dapat berpengaruh pada perilaku konsumen dalam pengambil keputusan mereka.

Semakin banyaknya pelaku usaha yang bergerak dalam bidang usaha yang sejenis yang beroperasi serta memproduksi dengan menawarkan berbagai macam produk/jasa yang ditawarkan, membuat masyarakat sulit menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh sebab itu, para pelaku usaha berlomba untuk meningkatkan mutu produksi sehingga dapat menarik para konsumen untuk membeli hasil produk yang ditawarkan.

Incoming search terms for the article:

ANALISA PELAKSANAAN PENGAWASAN KEKARANTINAAN OLEH PETUGAS KARANTINA PADA KANTOR KESEHATAN PELABUHAN SUNGAI GUNTUNG

Monday, March 2nd, 2009

Tahun 2008
Kode 0811044

Sistem Kesehatan Nasional (Depkes 1982) tercantum upaya kesehatan untuk seluruh masyarakat yang mencakup upaya peningkatan (promotif), pencegahan (preventif), penyembuhan (kuratif), dan pemulihan (rehabilitatif) yang bersifat menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Pola penyakit dapat dipengaruhi oleh jalur lalu lintas nasional maupun internasional,khususnya di bidang perhubungan laut dan udara, dimana dalam menghadapi siuasi yang demikian itu, maka sangat diperlukan tindakan pengawasan untuk mencegah masuk dan keluarnya penyakit karantina dan penyakit menular tertentu melalui pelabuhan agar penyakit tersebut dapat diawasi secara dini, mengingat pesatnya pembangunan di bidang perhubungan yang disebabkan oleh arus lalu lintas transportasi baik laut maupun udara dan perkembangan disektor pariwisata, sebagaimana diketahui orang yang datang dan berangkat melalui pelabuhan merupakan pembawa (agen) dari sutau penyakit) karantina, dimana sumber penularan (host) adalah manusia, hewan sebagai pembawa di dalam penularan penyakit tersebut. Dengan demikian maka kantor kesehatan pelabuhan Sungai Guntung memilki kewajiban untuk melaksanakan pengawasan kekarantinaan.

Jenis penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dengan mengumpulkan data dan informasi tentang obyek penelitian, kemudian diuraiakan dan diinterpretasikan secara kualitatif dengan persentase. Sampel yang diambil adalah seluruh dari populasi (studi populasi) atau disebut juga dengan sensus yang berjumlah 26 responden. Metode pengumpulan data melalui penyebaran kuisener kepada responden.

Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Pengawasan Kesehatan Kapal dapat diketahui bahwa 44,23 % responden menyatakan baik. Pengawasan /pemeriksaan dan penerbitan Dokumen kesehatan kapal dapat diketahui 50,96 % responden menyatakan baik. Pengawasan/pengamatan penyakit menular38, 46 % responden menyatakan baik. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengawasan kekarantinaan oleh petugas karantina di kantor kesehatan pelabuhan Sungai Guntung adalah baik

Incoming search terms for the article:

SISTEM INFORMASI PENJUALAN BARANG PADA CATROCK DISTRO

Monday, March 2nd, 2009

Tahun 2007
Kode 0811043

Pada Catrock Distro, pencatatan dan pengolahan data barang, jumlah dan harga barang, data para supplier, serta data transaksi penjualan masih dilakukan dengan menggunakan tulisan tangan. Kesulitan dalam mencatat dan menghitung banyaknya jenis barang, jumlah barang, maupun besarnya jumlah harga, mengakibatkan data yang diperoleh menjadi kurang akurat. Untuk meningkatkan keakuratan data, diperlukan pembangunan sistem informasi penjualan barang yang terkomputerisasi.

Sistem informasi penjualan barang ini dibuat dengan menggunakan software Borland Delphi 2005 sebagai pembuat interface utama dan Microsoft Access sebagai basis datanya. Program ini memungkinkan user untuk input data, edit data, hapus data, pencarian data, penyaringan data dan pencetakan data ke media kertas. Data yang diinputkan berupa data barang, data supplier, data jenis barang dan data penjualan barang. Sedangkan output yang dihasilkan sistem informasi ini berupa laporan data barang, laporan data supplier, data penjualan barang dan nota transaksi penjualan barang.

Sistem informasi penjualan barang ini dapat menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mempermudah penjual dalam mengolah data penjualan barang, dan membuat laporan data barang, laporan data supplier, laporan penjualan barang, serta nota transaksi penjualan barang menjadi lebih mudah, cepat dan efisien.

Incoming search terms for the article: