Archive for March, 2009

PENGARUH MEDIA VISUAL DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 13 MAKASSAR

Wednesday, March 4th, 2009

Tahun 2008
Kode 0811048

Perubahan dan perkembangan aspek kehidupan perlu ditunjang oleh kinerja pendidikan yang bermutu tinggi. Pendidikan yang berkualitas sangat diperlukan untuk mendukung terciptanya manusia yang cerdas serta mampu bersaing di era globalisasi. Pendidikan mempunyai peranan yang sangat besar dalam membentuk karakter, perkembangan ilmu dan mental seorang anak, yang nantinya akan tumbuh menjadi seorang manusia dewasa yang akan berinteraksi dan melakukan banyak hal terhadap lingkungannya, baik secara individu maupun sebagai makhluk sosial.

Mengacu kepada Sistem Pendidikan Nasional (undang-undang No. 20 Tahun 2003), dinyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (Sanjaya, 2006).

Konsep undang-undang di atas menjelaskan bahwa pendidikan merupakan usaha yang sengaja dan terencana untuk membantu perkembangan potensi dan kemampuan anak agar bermanfaat bagi kepentingan hidupnya sebagai seorang individu dan sebagai warga negara atau masyarakat di masa mendatang.

Pendidikan yang mampu mendukung pembangunan dimasa mendatang adalah pendidikan yang mampu mengembangkan potensi peserta didik, sehingga yang bersangkutan mampu menghadapi dan memecahkan problema kehidupan yang dihadapinya. Pendidikan harus menyentuh potensi nurani maupun potensi kompetensi peserta didik. Konsep pendidikan tersebut terasa semakin penting ketika seseorang harus memasuki kehidupan di masyarakat dan dunia kerja, karena yang bersangkutan harus mampu menerapkan apa yang dipelajari di sekolah untuk menghadapi problema yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari saat ini maupun yang akan datang.

Incoming search terms for the article:

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SISWA KELAS VII SMP N 2 SEI RAMPAH

Wednesday, March 4th, 2009

Kode 0811047

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran yaitu buku teks yang disertai media gambar dan contoh benda terhadap hasil belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi, selain dari pada itu penelitian ini juga bertujuan untuk melihat pengaruh tingkat kecerdasan emosional setiap siswa terhadap hasil belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta melihat hubungan antara keduanya dalam mempengaruhi hasil belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Sebagai populasinya adalah siswa kelas VII SMP N 2 Sei Rampah Tahun Ajaran 2007/2008 yang terdiri dari empat kelas, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini yang dilakukan secara acak yaitu kelas VII B dengan 43 orang siswa sebagai kelas ekperimen dan kelas VII C dengan 44 orang siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yang pertama adalah tes hasil belajar yang terdiri atas pilihan berganda dan yang kedua adalah angket yang terdiri atas pilihan jawaban yang bertingkat. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui dua instrumen tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik anava 2 jalan (faktorial 2×2).

Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan yaitu kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan media pembelajaran buku teks yang disertai gambar dan contoh benda ( kelas VII B) memperoleh hasil belajar TIK lebih tinggi dari kelompok siswa yang hanya menggunakan media pembelajaran buku teks dan gambar (kelas VII C), kelompok siswa yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi memperoleh hasil belajar TIK lebih tinggi dibanding kelompok siswa yang memiliki kecerdasan emosional yang rendah, serta  terdapat interaksi antara penggunaan media pembelajaran dengan kecerdasan emosional dalam mempengaruhi hasil belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi, dimana siswa yang memiliki kecerdasan emosional tinggi akan mempunyai hasil belajar yang lebih baik apabila diberikan media pembelajaran buku teks yang disertai gambar dan contoh benda.

Incoming search terms for the article:

FAKTOR-FAKTOR KEGAGALAN TIBET DALAM PERJUANGAN SELF-DETERMINATION UNTUK MEMPEROLEH KEMERDEKAAN DARI CINA

Tuesday, March 3rd, 2009

Tahun 2008
Kode 0811046

Pergolakan politik dunia kembali terjadi. Kali ini terjadi di wilayah Tibet, sebuah wilayah yang berada di bawah kekuasaan Cina yang kini sedang tumbuh sebagai salah satu kekuataan Asia dan dunia, baik secara politik, ekonomi dan militer. Pergolakan ini menjadi salah satu dari rentetan pergolakan-pergolakan kedua belah pihak sebelumnya dan belum mencapai kata sepakat di antara kedua belah pihak.

Tibet yang dijuluki dengan “Negeri Atap Dunia” dan memiliki wilayah seluas kira-kira 500.000 mil persegi, menempati posisi sebagai salah satu wilayah yang cukup strategis di Asia Selatan.  Tibet merupakan daerah yang terisolir dari dunia luar karena wilayahnya berada di tengah-tengah yang berbatasan langsung dengan Xinjiang (Turkestan RRC) pada bagian Barat Lautnya, di Barat dengan Ladakh (Kashmir), di Timur dengan Szechuan Yunnan dan Gansu dan di Selatan dengan India, Nepal, Sikkim. Bhutan dan Assam. Mayoritas penduduknya adalah beragama Buddha.

Masyarakat Tibet hidup dari hasil pertanian secukupnya karena kondisi geografis yang terletak di dataran tinggi. Kebanyakan dari para petani Tibet ini merupakan bangsa nomaden, karena terbatasnya lahan yang bisa digarap pada ketinggian rata-rata 3.700-4.300 meter  di  atas permukaan laut.

Tibet dahulunya adalah sebuah kerajaan merdeka yang mengalami interaksi maupun benturan terutama secara politik dengan dinasti-dinasti yang ada di dataran Cina. Raja Tibet diberi gelar Dalai Lama di mana Dalai Lama yang sekarang, Tenzin Gyatso adalah Dalai Lama ke-14. Dalai Lama adalah pemimpin wilayah Tibet dan sekaligus pemimpin keagamaan (spiritual).

Incoming search terms for the article: