ANALISIS PERKEMBANGAN MODAL KERJA BERSIH TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPPI, Tbk

Kode 0811058

Tujuan utama yang diharapkan oleh suatu perusahaan dalam kegiatan usahanya adalah mencapai laba atau nilai yang optimal dengan menggunakan sumberdaya secara efektif dan efisien untuk kelangsungan hidup perusahaan. Dalam usaha pencapaian tujuan perusahaan, pihak-pihak yang terlibat paling dominan adalah pihak manajemen dan para pemegang saham. Guna mencapai tujuan perusahaan tersebut, pihak manajemen memiliki tujuan untuk mempertahankan keberhasilan yang akan dicapai dengan melihat kelemahan dan kekuatan yang terdapat dalam perusahaan serta menjalankan kebijaksanaan perusahaan dengan baik dan tepat. Kebijaksanaan tersebut meliputi bidang Pemasaran, Keuangan, Sumberdaya Manusia, Produksi dan sebagainya.

Setiap perusahaan di dalam menjalankan aktivitasnya selalu memerlukan dana, baik untuk membiayai maupun membelanjai kegiatan operasionalnya sehari-hari. Di mana uang atau dana yang telah dikeluarkan itu diharapkan akan dapat masuk kembali ke perusahaan dalam jangka waktu pendek melalui penjualan produksinya. Dana yang dipergunakan untuk melangsungkan kegiatan operasi sehari-hari, disebut modal kerja.

Jumlah modal kerja yang dibutuhkan oleh setiap perusahaan tidaklah sama dan tidak dapat ditentukan oleh suatu standar. Kekurangan modal kerja yang terus menerus akan menghambat kelancaran kegiatan usaha, begitu pula jika terjadi kelebihan modal kerja akan menyebabkan dana yang tidak produktif yang akan mengakibatkan kerugian dalam memperoleh keuntungan atau laba perusahaan.

Manajer harus selalu menilai apakah modal yang tertanam dalam aktiva lancar itu terlalu besar atau kecil, untuk menghindari ketidaktepatan modal kerja, maka dari itu dapat diterapkan analisis rasio. Dengan analisis tersebut dapat diperoleh gambaran mengenai keadaan keuangan perusahaan apakah mengalami perkembangan ataupun sebaliknya. Manajer keuangan juga harus melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan dana agar tidak terjadi penyimpangan. Penyimpangan ini dapat diketahui dari posisi keuangan yang tercermin dalam laporan keuangan perusahaan.

This entry was posted in Skripsi and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply