Archive for February, 2009

SISTEM INFORMASI BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN (BAAK) PENS-ITS VIA TELEPON

Monday, February 16th, 2009

Tahun 2006
Kode 0811039

Kelebihan sebuah layanan informasi terletak pada kemudahan dalam pengaksesannya. Layanan informasi yang bisa diakses lewat pesawat telepon telah lama dikenal oleh masyarakat. Dialogic card D/4PCIU yang berfungsi sebagai interface antara pesawat telepon DTMF dengan personal komputer dapat diaplikasikan untuk membuat layanan informasi yang bisa diakses lewat pesawat telepon. Simulasi kerja sistem terdiri dari PABX, pesawat telepon DTMF, serta Dialogic Card yang terpasang pada personal computer. Dialogic Card berisi informasi sedangkan pesawat telepon DTMF yang merupakan nomor extensi dari PABX berfungsi untuk menyuarakan informasi dalam digit suara. Hasil dari tugas akhir ini merupakan layanan informasi BAAK PENS-ITS yang bisa diakses lewat telepon.

Pada aplikasi ini untuk wtring rata-rata delay sampai dengan off hook adalah sebesar 3.198 detik. Rekaman suara menggunakan Multi Trade Voice dengan format ADPCM 8Khz karena memiliki kualitas suara yang lebih jernih. Untuk akses database rata-rata waktu yang diperlukan untuk mengakses satu informasi adalah sebesar 1.939 detik. Sistem informasi ini dapat diinterupsi tetapi membutuhkan waktu rata-rata 31.41 detik. Aplikasi ini juga dapat akses lewat 4 channel karena tidak menggunakan sistem hunting. Nomor channel server adalah 101,102, 103, dan 104.

Incoming search terms for the article:

KUALITAS LAYANAN SERVICE POINT TELKOMFLEXI DI BANDUNG TAHUN 2007 (Kasus : Service Point TelkomFlexi Dago)

Monday, February 16th, 2009

Tahun 2008
Kode 0811038

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas layanan service point yang diberikan oleh TelkomFlexi. Kami melakukan penelitian di wilayah Bandung.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh operator khususnya TelkomFlexi diantaranya adalah bagaimana cara memberikan kualitas service point yang sesuai atau melebihi customer expectation.

Untuk meneliti variabel kualitas layanan, maka teori yang kami gunakan adalah SERVQUAL, yaitu  skala yang dapat membantu menentukan adanya gap antara customer expectation dan customer perception. Customer perception adalah persepsi konsumen atas service yang telah diberikan, sedangkan customer expectation adalah harapan konsumen atas servie yang akan diberikan selanjutnya.

Dalam SERVQUAL terdapat 5 dimensi yang biasa disebut TERRA. Dimensi-dimensi tersebut adalah : Tangibles,Empathy,Responsiveness,    Reliability,Assurance.

Setelah melakukan penelitian, kami menyimpulkan bahwa kualitas layanan service point TelkomFlexi sudah cukup baik. Akan tetapi perlu dilakukan beberapa perbaikan dalam dimensi tertentu.

Incoming search terms for the article:

PERANCANGAN TATA LETAK ANTAR RUANGAN PADA PROSES PRODUKSI DODOL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA AUTOMATED LAYOUT DESIGN PROGRAM DI PT. HERLINAH CIPTA PRATAMA

Monday, February 16th, 2009

Tahun 2005
Kode 0811037

PT. Herlinah Cipta Pratama adalah sebuah industri yang memproduksi makanan yang khas dari sekian banyaknya makanan tradisional yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia. PT. Herlinah Cipta Pratama juga merupakan perusahaan swasta yang memproduksi dodol.

Pembuatan dodol ini terdiri dari bahan baku utama dan bahan penunjang. Bahan baku utama meliputi beras ketan, kelapa dan gula pasir sedangkan bahan penunjang meliputi lemak, margarine, tepung terigu, garam, minyak kelapa sawit, susu bubuk, vanili, coklat, wijen, dan durian.

PT. Herlinah Cipta Pratama adalah sebuah industri yang membuat produk akhir untuk disimpan dan kebutuhan konsumen diambil dari persediaan digudang yang dikenal dengan membuat untuk persediaan (make to stock). Dimana ciri-ciri membuat untuk persediaan (make to stock) adalah item standar (standard item), volume tinggi (high volume), terus menerus dibuat lalu disimpan, harga wajar, pengiriman dapat dilakukan segera, pelanggan (customer) tidak mau menunggu, perlu adanya persediaan pengaman (safety stock) untuk mengatasi fluktuasi. Sedangkan proses produksi yang digunakan perusahaan adalah dengan aliran terus-menerus (continous flow shop), dimana produk yang dibuat hanya satu macam produk yaitu dodol.

Adapun situasi yang ada di PT. Herlinah Cipta Pratama tepatnya pada bagian proses produksi dodol terutama pada penempatan tata letak setiap departemen adalah masih kurang efisien. Dimana masih adanya hambatan-hambatan dalam aliran bahan (jarak antar proses yang terlalu jauh pada saat pembuatan salah satu bahkan beberapa bahan pembentuk dodol). Sedangkan tata letak yang ada saat ini adalah tata letak berdasarkan fungsi atau macam proses (Functional / Process Layout).

Incoming search terms for the article: