PENGARUH MOTIVASI DAN METODE PEMBELAJARAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI ILMU SOSIAL SMA NEGERI 1 KARANGANOM KLATEN

Kode 0812065

Keberhasilan siswa dalam belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah metode yang digunakan guru dalam mengajar. Pada kenyataannya, dalam pembelajaran masih menggunakan metode konvensional, sehingga siswa kurang aktif dalam pembelajaran dan prestasi belajar kurang memuaskan.  Siswa dapat mencapai prestasi belajar yang maksimal bila seorang guru tepat dalam menerapkan metode mengajar. Untuk itu diperlukan suatu metode pembelajaran yang inovatif dan mampu meningkatkan keaktifan serta prestasi belajar siswa yaitu metode tutor sebaya dalam kelompok kecil. Dari hal ini, muncul permasalahan yaitu bagaimanakah efektifitas penerapan metodr tutor sebaya dalam kelompok kecil untuk meningkatkan prestasi belajar akuntansi pokok bahasan jurnal khusus perusahaan dagang pada siswa kelas XI IS SMA Negeri I Karanganom tahun ajaran 2006/2007?.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IS SMA Negeri I Karanganom tahun jaran 2006/2007 sebanyak 160 siswa yang terbagi dalam 4 kelas. Sampel ditentukan dengan teknik acak sampel sederhana, sehingga diperoleh 2 kelas sebagai sampel yaitu kelas XI IS 3 sebanyak 40 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI IS 4 sebanyak 40 siswa sebagai kelompok kontrol. Variabel dalam penelitian ini ada 2 yaitu variabel bebas (X1) merupakan prestasi belajar pokok bahasan jurnal khusus perusahaan dagang pada siswa kelas XI IS SMA Negeri I Karanganom tahun ajaran 2006/2007 yang menerapkan metode tutor sebaya dalam kelompok kecil, dan variabel bebas (X2) merupakan  prestasi belajar pokok bahasan jurnal khusus perusahan dagang pada siswa kelas XI IS SMA Negeri I Karanganom tahun ajaran 2006/2007 yang menerapkan metode konvensional. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan teknik eksperimen. Sedangkan alat pengambilan data menggunakan tes. Dalam penelitian ini ada 2 analisis data yaitu analisis data awal untuk memadankan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan menggunakan uji normalitas, uji kesamaan dua varians dan uji kesamaan dua rata-rata, dan analisis tahap akhir untuk menguji hipotesis dengan rumus uji t (Independent Sample).

Hasil penelitian diperoleh thitung=2,186, sedangkan ttabel=1,99 dengan  a= 5% dan dk = 39+39=78. Jadi thitung > ttabel sehingga hipotesis diterima. Hasil analisis uji t tes ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai prestasi belajar yang diperoleh kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan dengan rata-rata nilai prestasi belajar yang diperoleh kelompok kontrol.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan tutor sebaya sebagai metode pembelajaran akuntansi npokok bahasan jurnal khusus perusahaan dagang ternyata lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Dari hasil penelitian ini, disarankan agar guru dan siswa mencoba menerapkan metode tutor sebaya dalam proses pembelajaran akuntansi.

This entry was posted in Skripsi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply