Tahun 2007
Kode 0812024
Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang keberadaannya sangat penting dalam sejarah perkembangan agama Islam dan juga perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Pada dasarnya Pondok Pesantren berdiri dengan kokoh, melalui lima unsur yang sangat menentukan yaitu: kyai, santri, masjid, pondokan (asrama) dan pengajaran kitab Islam klasik.
Pondok Pesantren bertugas untuk mencetak manusia yang benar-benar ahli dalam bidang agama dan ilmu pengetahuan kemasyarakatan serta berakhlak mulia. Untuk mencapai itu, maka pesantren mengajarkan kitab-kitab wajib sebagai buku teks yang dikenal dengan sebutan kitab kuning. Untuk mempelajari kitab kuning ini digunakan sisem/metode tertentu.
Metode pembelajaran merupakan salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam rangka keberhasilan program pengajaran di pesantren. Karena tanpa adanya metode /sistem pembelajaran yang baik, maka kegiatan pembelajaran di pesantren pun tidak akan berhasil. Untuk itulah sistem pembelajaran di pesantren harus dipilih cara yang terbaik dan cocok untuk santri. Hal ini disebabkan banyak santri yang prestasinya buruk disebabkan karena metode yang digunakan kurang begitu baik.
Dari fenomena tersebut mendorong penulis untuk mengetahui bagaimana model-model pembelajaran yang ada di pondok Darussalam Sumbersari Pare Kediri, demikian pula untuk mengetahui metode dan manfaatnya dalam meningkatkan prestasi belajar santri di pondok Darussalam Sumbersari Pare Kediri.
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif kuantitatif. Sedangkan sample dalam penelitian ini diambil sebanyak 40 santri. Pengambilan sampelnya yaitu dengan cara random, metode datanya menggunakan metode wawancara, observasi, angket dan dokumentasi kemudian dianalisa dengan menggunakan tehnik diskriptip prosentase, yaitu dengan rumus: P=F/N x 100%.
Berdasarkan analisa data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, pembelajaran Pondok Darussalam Sumbersari Pare Kediri melalui pendidikan formal dan pendidikan non formal dengan menggunakan model klasikal dan non kalsikal. Kedua, pelaksanaan pembelajaran sorogan Pondok Darussalam Sumbersari Pare Kediri adalah berdasarkan tingkat (jenjang) pendidikan. Ketiga, manfaat metode pembelajaran sorogan adalah dapat melatih santri untuk bersabar, tekun, trampil, dan giat belajar.
Dengan hasil penelitian ini disarankan agar program yang sudah dilaksanakan dikembangkan lagi sehingga Pondok Pesantren Sumbersari Pare Kediri akan berkembang lebih pesat lagi dimasa-masa yang akan datang.
