Tahun 2008
Kode 0805022
Pada suatu masa, keserasian sebuah perusahaan dengan lingkungan sekitarnya mungkin sangat baik, namun tidak dapat dipungkiri bahwa lingkungan tersebut suatu ketika dapat berubah. Jika hal ini terjadi, agar tetap bertahan perusahaan akan dipaksa untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian yang benar-benar tepat dengan perubahan tersebut, yakni melalui perencanaan strategis. Salah satu bentuk perencanaan strategis yang dimaksudkan adalah strategi untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan. Kepuasan pelanggan dapat membentuk persepsi dan selanjutnya dapat memposisikan produk perusahaan di mata pelanggannya. Sehingga bisa dikatakan kepuasan pelanggan berpengaruh langsung terhadap loyalitas pelanggan. Oleh karena itu, suatu perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya, hal tersebut dapat dimulai dengan mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan yang diperoleh konsumen.
Sejak dikeluarkannya kebijakan pemerintah mengenai peningkatan energi nasional tentang konversi bahan bakar minyak tanah ke gas elpiji, jumlah pasokan minyak tanah bersubsidi yang beredar di masyarakat juga mulai dikurangi dan PT. Pertamina akan segera menaikkan harga jual gas elpiji yang selama ini dijual ke masyarakat umum (KOMPAS, 09 Mei 2007). Pada kenyataannya, saat ini masyarakat golongan menengah ke bawah justru mulai melakukan konversi bahan bakar kayu ke bahan bakar minyak tanah untuk kehidupan rumah tangga dan menambah nilai guna untuk keperluan lain. Menanggapi kebijakan tersebut, tingkat konsumsi masyarakat terhadap bahan bakar minyak tanah naik begitu pesat khususnya masyarakat desa yang mayoritas petani dan nelayan. Dalam proses pengeringan padi, para petani sudah tidak tergantung pada panas matahari tetapi sudah mulai menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar mesin pengering. Petani nira dalam proses pembuatan gula merah sudah mulai menggunakan minyak tanah sebagai pengganti kayu bakar dikarenakan harga kayu bakar cenderung naik setiap musim penghujan. Peternak unggas tradisional juga menggunakan minyak tanah untuk mengatur suhu bibit unggas yang baru menetas. Nelayan pada saat berlayar mencari ikan mulai menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar mesin diesel dikarenakan harga solar naik. Hal ini mengakibatkan pengecer atau pangkalan minyak tanah tidak dapat memprediksi dengan tepat kapan stok minyak tanahnya habis, sehingga berdampak pada kehidupan agen resmi minyak tanah karena setiap agen minyak tanah pada suatu daerah memiliki DO (Delivery Order) dari PT. Pertamina yang berbeda-beda setiap bulannya. Agen yang tidak sanggup memenuhi permintaan pelanggan dengan baik, akan ditinggalkan dan berpindah ke agen lain yang sanggup untuk memenuhi permintaan dengan baik dan tepat waktu.
