MODEL PERANGKAT-KERAS PENUNJUK LEVEL AIR JARAK JAUH

Tahun 2008
Kode 0805003

Telemeteri atau biasa disebut pengukuran jarak jauh, merupakan sebuah konsep pengukuran yang dilakukan secara jarak jauh. Dimana letak antara lokasi pengukuran dengan penampil hasil ukuran berada pada lokasi yang berbeda. Hal ini dilakukan karena beberapa faktor yaitu lokasi pengukuran yang berbahaya, biaya perjalanan antara lokasi pengukuran dengan bagian operasional yang jauh, faktor keselamatan manusia terhadap lokasi pengukuran, dan tingkat kebutuhan informasi hasil pengukuran yang berbeda-beda.

Dikarenakan oleh tingkat kebutuhan dan manfaat yang dibutuhkan maka banyak sekali perusahaan yang saling bersaing untuk membuat produk alat ukur jarak jauh ini. Dan tentunya alat seperti ini tidaklah mudah didapat di pasaran. Dikarenakan memang produk seperti ini tidaklah digunakan secara umum. Hanya konsumen-konsumen tertentu yang membutuhkan alat ini.

Diilhami oleh hal-hal diatas maka pada proyek akhir ini dibuatlah Model Perangkat-Keras Penunjuk Level Air Jarak Jauh. Alat ini merupakan sebuah model dari sistem pengukuran jarak jauh. Sehingga alat ini diharapkan dapat bekerja pada beberapa jenis pengukuran, seperti pengukuran curah hujan, pengukuran tekanan, pengukuran level air, dan beberapa pengukuran level yang lain.

Alat ini terdiri dari  dua rangkaian yaitu rangkaian pemancar dan rangkaian penerima. Dimana pada rangakaian pemancar terdiri atas rangkaian regulator tegangan, sensor,  Mikrokontroler, DTMF encoder, dan pemancar radio FM. Sedangkan pada  rangkaian regulator, rangkaian penerima terdiri dari rangkaian penerima radio FM, DTMF decoder,  Mikrokontroler, LCD, dan buzzer.

Sistem kerja alat ini cukup sederhana yaitu saat sensor berada pada kondisi tertentu maka akan dikirim kepada mikrokontroler, yang kemudian oleh mikrokontroler akan dikirimkan kepada DTMF encoder, dimana DTMF encoder ini merubah data yang diterima dari mikrokontroler ke dalam bentuk frekuensi yang akan dikirim oleh pemancar radio FM.

Frekuensi yang diterima dari pemancar radio FM oleh radio penerima FM akan dikirimkan ke DTMF decoder, yang oleh DTMF decoder akan diubah dari nilai frekuensi ke bentuk data biner untuk dikirim ke mikrokontroler. Yang nantinya oleh mikrokontroler akan diolah data masukan tersebut untuk menentukan keluarannya yang tertampil pada LCD dan pada buzzer.

This entry was posted in Tugas Akhir and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply