PENGGUNAAN TEKNIK PENCATATAN PETA PIKIRAN DAN TEKNIK PENCATATAN RANGKUMAN TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP SISWA KELAS VII MTSN STABAT
Oleh getskripsi • 01-12-2008 • Kategori: Tugas AkhirTahun 2007
Kode 0811008
Biologi merupakan salah satu pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang pada dasarnya sangat menarik untuk dipelajari dan diketahui, karena biologi memberikan pengetahuan dan informasi mengenai seluk beluk makhluk hidup baik hewan, tumbuhan, bahkan makhluk hidup yang sangat renik (tidak dapat dilihat dengan mata telanjang). Tetapi pada umumnya siswa mengalami kesulitan ketika mempelajari nama-nama Latin di dalam biologi dan bosan ketika guru hanya menerangkan pelajaran biologi secara informatif satu arah tanpa variasi (metode ceramah), sehingga siswa cenderung pasif. Akhirnya hasil belajar siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu, guru harus mampu memilih modelĀ dan metode pembelajaran yang sesuai agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif dalam suasana yang menyenangkan.
Dari hasil wawancara diperoleh bahwa guru mata pelajaran IPA Terpadu di kelas VII MTsN Stabat mengalami kesulitan dalam mengajarkan materi pokok klasifikasi makhluk hidup, hal ini disebabkan nama-nama ilmiah biologi yang berasal dari bahasa Latin sulit mengajarkannya pada siswa. Bagi siswa bahasa Latin adalah bahasa yang asing mereka dengar, sehingga kurang mengerti apa arti bahasa Latin dari nama-nama hewan dan tumbuhan. Tingkatan takson dari kingdom hingga spesies membingungkan mereka, pada akhirnya hasil belajarpun kurang memuaskan bagi guru dan siswa itu sendiri. Selain itu guru juga menuturkan siswa mencatat pelajaran biologi di buku mereka seperti catatan biasa siswa pada umumnya tanpa warna dan gambar-gambar kreatif, sehingga menyebabkan tersendatnya kreatifitas siswa. Kemudian hasil wawancara dengan guru diperoleh bahwa rata-rata nilai siswa pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup mencapai 5,9. Nilai ini menunjukkan hasil belajar siswa rendah, dan perlu ditingkatkan.
Dalam mengajarkan materi tersebut guru tidak menggunakan media, tetapi guru berusaha mengenalkan tingkatan takson kepada siswa dengan menganalogikan sebagai berikut : kingdom sebagai sebuah negara, phylum sebagai provinsi, kelas sebagai kabupaten, ordo sebagai kecamatan, famili sebagai kelurahan, genus sebagai desa, spesies sebagai penduduk.

