Archive for December, 2008

PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH DAN EKSPEKTASI INFLASI TERHADAP INFLASI IHK DI SULAWESI UTARA

Tuesday, December 23rd, 2008

Tahun 2006
Kode 0805034

Inflasi merupakan salah satu penyakit dalam sebuah perekonomianĀ  yang dialami oleh suatu Negara, baik Negara maju maupun Negara berkembang. Beberapa penyebab inflasi yaitu kondisi nilai tukar rupiah yang mempengaruhi pembentukan ekspektasi masyarakat terhadap tingkat inflasi IHK.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisa pengaruh nilai tukar rupiah dan ekspektasi inflasi terhadap Inflasi IHK di Sulawesi Utara Tahun 1997-I sampai tahun 2005-IV.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait seperti Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, yang ada di Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda.

Hasil analisis Nilai tukar rupiah atau X1 mempunyai tanda positif, hal ini sesuai teori apabila nilai tukar rupiah terhadap dolar meningkat (apresiasi), maka tingkat inflasi IHK akan meningkat dan sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar mempunyai pengaruh terhadap tingkat inflasi IHK yang significant pada tingkat a 0.50. Besarnya pengaruh diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 0,0586 hal ini berarti bahwa apabila nilai tukar rupiah terhadap dolar turun sebesar 1 persen maka tingkat inflasi IHK akan naik sebesar 0,0586 ceteris paribus. Dalam analisis tersebut ternyata thitung > ttabel yaitu thitung = 0,620 dan ttabel = 0,250. Hal ini dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan diduga bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar dan ekspektasi inflasi memiliki pengaruh yang significant terhadap tingkat inflasi IHK di Sulawesi Utara, ternyata dapat diterima.

Hasil analisis diperoleh ekspektasi inflasi atau X2 mempunyai tanda positif, hal ini sesuai dengan teori dimana apabila ekspektasi inflasi meningkat maka tingkat inflasi IHK pun akan meningkat, dan sebaliknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi mempunyai pengaruh terhadap tingkat inflasi yang significant pada tingkat a 0,1. Besarnya pengaruh diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 0.8393, hal ini berarti bahwa apabila ekspektasi inflasi naik sebesar 1 persen maka tingkat inflasi akan naik sebesar 0,8393 ceteris paribus. Dalam analisis tersebut ternyata thitung > ttabel yaitu thitung = 9,3234 dan ttabel = 1,697, hal ini dapaat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan diduga nilai tukar rupiah dan ekspektasi inflasi memiliki pengaruh yang significant terhadap tingkat inflasi di Sulawesi Utara ternyata dapat diterima.

Hasil analisis diperoleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0.75,Hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi (R) sebesar 0.86,Hasil analisis secara menyeluruh uji F sebesar 51,33 persen.

Incoming search terms for the article:

RANCANG BANGUN SISTEM GATEWAY VMES UNTUK AKUISISI DATA POSISI DAN INFORMASI PADA KANAL HF

Tuesday, December 23rd, 2008

Tahun 2007
Kode 0805033

Kekayaan hayati di negara Indonesia menghasilkan potensi yang sangat besar untuk diproduksi di berbagai negara di dunia. Sedikit saja yang memaksimalkan teknologi sistem navigasi yang sudah dipakai untuk bisa mendapatkan potensi hasil laut yang akan dicapai.

Oleh karena itu dibuat sebuah sistem pengiriman data informasi dan posisi yang dikirim dari terminal elektronik bergerak, Fleet Management Terminal, di kapal sebagai stasiun bergerak yang membawa data-data mengenai posisi, pembacaan sensor dan pesan yang ditransmisikan pada kanal frekuensi HF menuju server yang berada di
stasiun tetap.

Dengan menggunakan topologi jaringan radio paket sistem gateway VmeS didukung dengan aplikasi Fleet Management Server dan Fleet Management Client untuk monitoring posisi dan informasi yang telah dikirimkan. Kode identitas kapal, posisi, pembacaan sensor dan pesan yang dikirim pada kanal secara protokol AX 25 dapat dipantau dari server dengan protokol RS232 sedangkan client mendapatkan data
dari server dengan protokol TCP/IP.

Sistem gateway bekerja 91.13% terhadap kesalahan pengiriman terminal elektronik dalam kondisi pengaksesan tunggal dan jangkauan transmisi untuk komunikasi data masih kurang dari 6 km. Oleh karena itu komunikasi data pada sistem ini masih perlu diperbaiki dengan cara optimisasi konfigurasi sistem RF dengan menjaga SNR tone audio masih tetap tinggi pada receiver, penentuan daya transmisi yang optimal
untuk komunikasi data yang bergerak dan tetap, mengusahakan VSWR tetap optimal untuk menjaga sistem tranceiver tetap dalam keadaan match, optimisasi tone audio pada sumber, kalibrasi frekuensi pada tranceiver yang berbeda dan pemilihan antena yang sesuai.

Incoming search terms for the article:

PENGARUH HARGA DAN PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Studi Kasus pada Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang)

Tuesday, December 23rd, 2008

Tahun 2007
Kode 0805032

Harga dan Pelayanan adalah faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan dalam bisnis jasa. Kedua hal tersebut perlu diperhatikan oleh perusahaan dan dikaji agar evaluasi terhadap kedua hal tersebut dapat selalu diperhatikan hingga pada akhirnya perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain. Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang merupakan salah satu bentuk usaha di bidang pelayanan kesehatan milik Persyarikatan Muhammadiyah Semarang. Perkembangan pendapatan dari tahun ke tahun belum dapat memenuhi target yang ditetapkan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pasien tentang harga dan pelayanan di Rumah Sakit Roemani Semarang. Mengetahui pengaruh antara harga dan pelayanan terhadap keputusan pembelian baik secara parsial maupun simultan. Tipe penelitian yang digunakan bersifat penjelasan (explanatory research) dengan 89 pasienmelalui teknik accidental sampling dari pasien yang rawat inap di Rumah Sakit Roemani Semarang. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif/ deskriptif dan kuantitatif/ inferensial dengan alat analisis regresi berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan program SPSS.

Hasil dan pembahasan tentang harga di Rumah Sakit Roemani Semarang adalah sebagian besar pasien menjawab harga yang ditetapkan Rumah Sakit Roemani adalah mahal, pelayanan yang diberikan baik dan keputusan keputusan pembelian pasien menggunakan Rumah Sakit Roemani adalah rendah. Antara harga dan keputusan berpengaruh negatif yaitu -0,228, artinya semakin harga diturunkan maka keputusan pembelian akan bertambah, namun karena variabel harga tidak signifikan maka naik turunnya harga tidak dapat digunakan untuk memprediksi jumlah keputusan pembelian. Antara pelayanan dan keputusan pembelian mempunyai pengaruh yang positif sebesar 0,497, artinya semakin pelayanan dinaikkan maka keputusan pembelian akan naik juga.

Harga dan pelayanan secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Kedua variabel tersebut mempunyai pengaruh sebesar 23,5% sedangan 76,5% dijelaskan oleh faktor-faktor lainnya yang berasal dari luar model regresi ini selain harga dan pelayanan. Saran yang disampaikan adalah selain memperhatikan harga, rumah sakit juga perlu meningkatkan pelayanannya seperti sistem parkir yang diberlakukan dan penambahan fasilitas di ruang tunggu, seperti penyediaan sebuah televisi di ruang tunggu.

Incoming search terms for the article: