KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PENGAJARAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MADRASAH ALIYAH PONPES NURUL HARAMAIN LOMBOK BARAT NTB
Tahun 2003
Kode 0810041
Pendidikan pada saat ini dihadapkan pada tuntutan tujuan yang semakin canggih, semakin meningkat baik ragam, lebih-lebih kualitasnya (Tilaar, 1997). Di sisi lain, berdasarkan hasil evaluasi dengan kurikulum 1994 yang berbasis kontent (Karim, 2000), diketahui bahwa siswa belum mencapai kemampuan optimalnya. Siswa hanya tahu banyak fakta tetapi kurang mampu memanfaatkannya secara efektif. Sementara itu, pemerintah dan masyarakat berharap agar lulusan dapat menjadi pemimpin, manajer, inovator, operator yang efektif dan yang mampu beradaptasi dengan perubahan. Oleh sebab itu, beban yang diemban oleh sekolah, dalam hal ini adalah guru sangat berat, karena gurulah yang berada pada garis depan dalam membentuk pribadi anak didik. Dengan demikian sistem pendidikan di masa depan perlu dikembangkan agar dapat menjadi lebih responsif terhadap tuntutan masyarakat dan tantangan yang akan dihadapi di dunia kerja di masa mendatang.
Dewasa ini, banyak jalur pendidikan yang diupayakan, baik oleh pemerintah berupa sekolah umum maupun yang dikembangkan oleh swasta atau sekolah masyarakat, misalnya sekolah yang dikembangkan di dalam pondok-pondok pesantren. Seluruh jalur pendidikan yang dikembangkan pada hakikatnya mempunyai tuntutan dan tanggung jawab moral yang sama terhadap lulusan atau terhadap kelanjutan peserta didik.
Sejak kemerdekaan Indonesia tahun 1945, tidak sedikit pesantren menerapkan pendidikan dengan sistem madrasah, dan kini terus berkembang sejalan dengan perkembangan sosial yang ada. Sejak tahun 1970-an sejumlah pesantren bahkan membuka sekolah-sekolah umum yaitu SD, SLTP, SMU, dan SMK. Hal ini terjadi karena adanya kesadaran di lingkungan pengasuh pesantren, bahwa tidak semua alumni pondok pesantren ingin menjadi ulama, ustaz, ataupun dai. Mereka justru kebanyakan ingin menjadi warga biasa, yang tidak terlepas dari kebutuhan melanjutkan pendidikan dan mencari pekerjaan yang tentu saja memerlukan pengetahuan dan keterampilan tertentu. Bahkan sejak tahun 1970-an banyak pesantren memberikan pembekalan dan keterampilan ekonomi bagi santrinya, serta terlibat dalam upaya pemberdayaan ekonomi bagi rakyat di lingkungannya (Azizy, A., 2002).
Incoming search terms for the article:
- belajar biologi dengan metode kooperatif tipe jigsaw
- pembelajaran kooperatif biologi
- SKRIPSI BIOLOGI TENTANG PENGAJARA BIOLOGI
- jigsaw biologi
- skripsi kualitas proses dan hasil belajar biologi
- MODEL BELAJAR JIGSAW
- pengaruh pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar biologi
- pengaruh model pembelajaran kooperatif TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA
- pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar biologi
- pengaruh metode pembelajaran biologi
- yang mempengaruhi peningkatan hasil belajar
- penerapan biologi dalam pendidikan sekolah
- Kualitas proses dan hasil belajar
- Pembelajaran biologi di madrasah
- pembelajaran biologi
- model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw biologi
- model pembelajaran biologi
- peningkatan hasil belajar biologi melalui model pembelajaran
- peningkatan hasil belajar melalui pembelajaran kooperatif
- proposal tentang model pembelajaran biologi
- skripsi pengaruh strategi pembelajaran kooperatif terhadap prestasi siswa
- skripsi pengaruh moddel pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap kualitas proses
- skripsi pengaruh kualitas pembelajaran terhadap hasil belajar
- skripsi model jigsaw
- skripsi strategi pembelajaran biologi
- skripsi evaluasi pendidikan biologi
- skripsi evaluasi pembelajaran biologi
- skripsi tipe jigsaw
- skripsi evaluasi belajar biologi
- skripsi biologi tentang strategi/model pembelajaran biologi
Tags: Pengajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw
