Tahun 2006
Kode RD157
Indonesia merupakan salah satu negara produsen karet alam terbesar di dunia di samping Malaysia dan Thailand. Karet merupakan salah satu komoditi pertanian utama yang jumlah volume ekspornya untuk saat ini menduduki peringkat paling besar. Diantara negara-negara pengimpor karet,Amerika Serikat merupakan negara yang paling banyak mengimpor karet dari Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan oleh beberapa faktor yang terkait terhadap permintaan ekspor karet dari Indonesia ke Amerika. Faktor-faktor tersebut antara lain harga karet alam
dunia, harga karet sintetis, GDP Amerika, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika dan juga variabel dummy yaitu krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997.
Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi log linier dengan metode kuadrat terkecil (OLS). Pengujian secara parsial menggunakan uji t dan pengujian secara serempak menggunakan uji F. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik.
Dari analisis yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa secara statistik yang mempengaruhi volume ekspor karet Indonesia ke Amerika adalah GDP Amerika, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika dan juga variabel dummy. Sedangkan harga karet alam dunia dan harga karet sintetis tidak mempengaruhi volume
ekspor karet Indonesia ke Amerika secara nyata. Hal ini terjadi karena konsumen dalam menggunakan bahan dari karet alam maupun karet sintetis tidak memperhitungkan tingkat harga yang terjadi di pasar. Selama para konsumen membutuhkan bahan baku dasar dari karet, maka mereka akan terus membeli berapapun harga yang ditawarkan.
