Archive for November, 2008

SISTEM EKSPEDISI PAKET SENTRAL PENGOLAHAN POS YOGYAKARTA PT. POS INDONESIA (PERSERO) BERBASIS WEB

Wednesday, November 26th, 2008

Kode 0810044

Pada suatu perusahaan pengiriman paket atau jasa ekspedisi yaitu Sentral Pengolahan Pos PT. Pos Indonesia Yogyakarta, ada berbagai macam masalah yang terjadi , misalnya masalah keterlambatan paket atau bahkan hilangnya suatu paket yang akan dikirim baik ketika masih di kantor cabang maupun ketika dalam perjalanan. Hal itu dapat disebabkan karena buruknya pelayanan sebuah jasa pengiriman.

Untuk mempermudah perusahaan dalam mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi dalam pengiriman paket dan memudahkan konsumen dalam melacak keberadaan paket yang dikirim melalui perusahaan tertentu, maka akan diterapkan sistem ekspedisi yaitu sistem yang berfungsi untuk melacak atau menelusuri paket tertentu yang dikirim oleh konsumen kepada perusahaan pengiriman, dengan demikian pihak konsumen dapat lebih mudah untuk mendapatkan informasi mengenai paket yang dikirim, kapan dan dimana serta bagaimana kondisi kiriman tersebut berada. Dan Seluruh kantor cabang perusahaan yang ada dapat di integrasikan kedalam sistem tersebut, sehingga seluruh kegiatan operasional dari tiap cabang akan tercatat dalam database sistem.

Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan dengan cara studi literatur, metode wawancara, dan observasi, menganalisis kebutuhan sistem, merancang sistem, mengimplementasikan rancangan sistem tersebut mengunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL. Tahap akhir adalah pengujian sistem dengan black box dan alpha test. Hasil dari penelitian ini adalah sistem ekspedisi paket pada sentral pengolahan pos PT.Pos Indonesia Yogyakarta berbasis web. Berdasarkan hasil pengujian sistem dengan black box test dan alpha test menunjukkan bahwa program dinyatakan baik dan siap untuk diimplementasikan.

Incoming search terms for the article:

APLIKASI E-VOTING UNTUK PEMILIHAN PRESIDEN BEM UPN “VETERAN” YOGYAKATA

Wednesday, November 26th, 2008

Tahun 2007
Kode 0810043

Voting telah menjadi salah satu metode untuk mengambil keputusan penting dalam kehidupan manusia. Voting digunakan mulai dari tingkat masyarakat terkecil, yaitu keluarga, sampai dengan sebuah negara. Voting  digunakan untuk menghimpun aspirasi dari seluruh elemen masyarakat, dan kemudian menemukan jalan keluar yang dianggap paling baik untuk menyelesaikan permasalahan. Dalam lingkungan kampus juga menganut sistem politik demokrasi, voting digunakan untuk mengambil keputusan yang sangat krusial, antara lain adalah untuk memilih wakil-wakil mahasiswa, atau untuk memilih Presiden Mahasiswa yang baru. Oleh karena itu, voting membutuhkan prosedur pelaksanaan yang dapat menjamin kerahasiaan dan keabsahan dari hasil pelaksanaan voting tersebut.

E-Voting adalah suatu metoda pengumpulan suara dengan menggunakan perangkat elektronik. Selama ini proses pemilihan Presiden BEM  diruang lingkup Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta masih dilaksanakan secara manual, dimana proses ini dinilai kurang efektif dan efisien.Oleh karena itu, dirasa perlu membangun sebuah aplikasi E-Voting untuk Pemilihan Presiden BEM di UPN “Veteran” Yogyakarta.

Incoming search terms for the article:

“Aspek Hukum Penggunaan Pita Frekuensi 142,050 – 143, 525 Mhz Oleh Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi.”

Wednesday, November 26th, 2008

Kode 0810042

Cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Dalam rangka mencapai cita-cita bangsa tersebut diselenggarakan pembangunan nasional di semua bidang kehidupan yang berkesinambungan yang merupakan suatu rangkaian pembangunan yang menyeluruh, terpadu, dan terarah.

Dalam mencapai cita-cita yang diinginkan perlu adanya dukungan dari perangkat peraturan yang mengatur kehidupan bermasyarakat, baik peraturan yang tertulis seperti Undang-Undang atau pun peraturan yang tidak tertulis seperti hukum adat.

Oliver Wendell Holmes dalam bukunya yang berjudul Speeches (1934) menulis : “ It cannot be helped, it is as it should be, that the law is behind the times.”.  Adagium yang menggambarkan bahwa hukum senantiasa tertatih-tatih bahkan tertinggal jauh dari lajunya perkembangan manusia. Hal tersebut mungkin pantas jika dihadapkan dengan perkembangan teknologi telekomunikasi yang memerlukan hukum untuk mancapai ketertiban dan keteraturan.