PERANCANGAN SISTEM APLIKASIĀ RETUR BARANG PRODUK NESTLE YANG AKAN DIMUSNAHKAN PADA CV. ABADI BERKAT LESTARI BITUNG
Tahun 2006
KODE 0608034
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terus melaju demikian pesatnya, sehingga suatu temuan yang baru tidak dapat tertahan lama karena akan disusul pula dengan temuan baru yang lebih hebat dan canggih. Tidak dapat disangkal bahwa salah satu kemajuan ini ditandai dengan munculnya peralatan komputer. Perkembangan ini memberikan pengaruh yang sangat besar di berbagai bidang.
CV. Abadi Berkat Lestari yang berlokasi di Kota Bitung merupakan salah satu distributor produk-produk Nestle di Sulawesi Utara yang melayani distribusi barang di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Tentu saja sangat membutuhkan peran komputer dalam pengelolaan data dengan jumlah barang yang banyak serta daerah pelayanan yang cukup luas.
Pengelolaan data di CV. Abadi Berkat Lestari sudah menggunakan Aplikasi yang khusus untuk mengolah distribusi barang tetapi program tersebut tidak menangani masalah retur barang, karena satuan barang pada program tersebut hanya ada dua satuan barang yaitu Karton dan Pack, padahal jika customer melakukan retur satuan yang sering kali dipakai adalah satuan terkecil yaitu sachet karena dari karton yang dibeli kemungkinan besar hanya beberapa sachet saja yang akan diretur. Jika ada retur barang dari customer, maka barang yang diretur tersebut tidak dikembalikan lagi kepada supplier, akan tetapi ditumpuk digudang dan
dalam jangka waktu tertentu diadakan pemusnahan/pembakaran.
Proses returĀ barang pada CV. Abadi Berkat Lestari sering mengalami kendala diantaranya pencatatan data retur barang sering terlambat karena staff fakturis hanya 1 (satu) orang. Padahal dalam sehari terdapat puluhan bahkan ratusan barang yang diretur. Dalam kondisi seperti ini tentu saja membuat staff tersebut harus bekerja ekstra dalam menyelesaikan proses retur barang dalam sehari. Hal ini sering mengakibatkan kesalahan dalam pencatatan data retur barang.
Dengan adanya program aplikasi khusus retur barang diharapkan dapat mengurangi/mengatasi masalah yang ada, karena pencatatan dapat langsung dilakukan dan disimpan dalam basis data, dengan demikian informasi berupa laporan data barang yang diretur dapat langsung dihasilkan.
