Hubungan antara pelaksanaan shalat dengan kecerdasan emosional (EQ) pada Guru Sekolah Menengah Pertama Bina (SMP) Bina Bangsa Surabaya

Judul: Hubungan antara pelaksanaan shalat dengan kecerdasan emosional (EQ) pada Guru Sekolah Menengah Pertama Bina (SMP) Bina Bangsa Surabaya

Tahun 2005 | Fakultas Syari’ah IAIN Sunan Ampel
KODE 0708007

Dalam abad ke-21 ini, Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim telah mengalami perkembangan pemikiran keIslaman yang cukup signifikan. Melalui pengkayaan tema-tema dialog yang tidak lagi berputar-putar pada wilayah pembicaraan teosentris dan bersifat politik ideologis, akan tetapi telah memasuki ranah pemikiran yang berhubungan dengan realitas sosial dan nilai kemaslahatan umat selaku pengemban amanat kholifah dari tuhannya.

Pasang surut Gerakan pembaruan pemikiran keIslaman di Indonesia selain dipengaruhi oleh kalangan pemikir dan masyarakat Indonesia sendiri juga secara langsung maupun tidak langsung dipengaruhi oleh perkembangan pemikiran keIslaman yang hadir di luar Indonesia, dan juga keterbelakangan dunia timur yang mulai terporak-porandakan sendi-sendi intelektualnya dan kemandirian politik ekonominya yang disebabkan perkembangan ideologi barat yang mencoba mengembangkan sayapnya di wilayah asia.

Dalam hal ini banyak pemikiran sarjana muslim dunia yang memberikan pemecahan atas kesulitan yang sedang dialami secara bersama oleh bangsa-bangsa Islam. Diantaranya pemikiran Hassan Hanafi yang berupaya menunjukkan bagaimana tiga bentuk penindasan barat, yaitu imperialisme, kapitalisme dan sekularisme telah memerosotkan keintelektualan dan ekonomi Bangsa – Bangsa Islam di dunia timur. Ia kemudian merinci bagaimana tiga macam penindasan tersebut beroperasi secara sistematis dan sinergis.

This entry was posted in Skripsi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.