Judul: ANALISA PEMBAGIAN LAHAN REAL ESTAT DENGAN MEMANFAATKAN GOAL PROGRAMMING
Tahun 2006 | INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
KODE 0708005
Akibatnya, lambat laun ia jatuh dalam keadaan tidak
dapat mengambil keputusan untuk menentukan tujuan utama dari perusahaannya.
Bagaimana pun juga keadaan itu harus diatasi, sulit atau mudah, sebab
kesuksesan di bidang usaha dan dagang, selalu bergantung pada pengambilan
keputusan yang benar. Seorang pengusaha yang tetap berdiri saja di persimpangan
jalan tanpa mengambil keputusan pasti tidak akan mendapat kesuksesan.
Di dalam dunia usaha (bisnis) ini sudah mulai menyadari kerugian dalam
menentukan tujuan tunggal / utamanya seperti maksimisasi keuntungan (minimisasi
biaya). Pengerjaan tujuan tunggal tersebut sering memiliki pengaruh buruk pada
tujuan-tujuan lainnya. Andai saja masyarakat bisnis tidak peduli terhadap masalahmasalah
sosial dan lingkungan hidup seperti peraturan pemerintah dan lembaga
konsumen yang mempengaruhi di dalam proses pengambilan keputusan maka
sebaiknya dunia usaha (bisnis) memperhatikan masalah-masalah atau tujuan-tujuan
lainnya itu.
Dalam hal ini terdapat dua hambatan utama untuk menemukan solusi dari
berbagai masalah keputusan. Yang pertama, benturan di antara tujuan-tujuannya.
Dua tujuan dikatakan berbenturan jika perbaikan tujuan yang satu memiliki pengaruh
buruk pada tujuan yang lain. Kedua, tujuan-tujuan tidak dapat dibandingkan. Dua
tujuan dikatakan tak sebanding jika mereka diukur dalam satuan yang berbeda. Oleh
karena itu untuk mengatasi dua hambatan utama dalam menemukan solusi dari
berbagai masalah keputusan tersebut diperlukan suatu teknik riset operasi yang
dinamakan Goal Programming.
Usaha real estat juga sering menghadapi tujuan ganda. Mengalami berbagai
hambatan dalam mengambil keputusan untuk menentukan pembagian jumlah rumah
sesuai tipe-tipenya. Oleh karena itu dalam penyusunan Tugas Akhir ini penulis
memilih judul “Analisa Pembagian Lahan Real Estat dengan Memanfaatkan Goal
Programming”
